Memahami Kasus Gadis Kesurupan Saat Bermain Free Fire Dari Sisi Ilmu Hipnoterapi

ENSIPEDIA.ID, KARAWANG – Menurut pemahaman yang sudah melekat erat pada mayoritas masyarakat kita bahwa bila seseorang kesurupan maka ia sedang dikuasai oleh pribadi atau makhluk lain. Identitas maupun “entitas” lain ini ada yang bisa diajak komunikasi ada juga yang tidak. Ada yang memiliki nama, ada yang tidak.

Yang jelas, secara kasat mata perbedaan akan nampak jelas pada korban kesurupan ini. Suara, cara bicara, bahasa tubuh dan bahkan di beberapa kasus langka korban kesurupan bisa berkomunikasi menggunakan bahasa lain yang padahal sebelumnya tidak pernah dia gunakan sama sekali. Maka tidak heran jika tersebar paham bahwa kesurupan adalah fenomena saat seseorang dirasuki oleh makhluk lain. Dalam hal, ghaib.

Lalu bagaimana jika ada seseorang yang kesurupan saat ia sedang bermain game, seperti game Free Fire? Sebuah fenomena unik untuk kita bahas.

Walau nyeleneh, kejadian ini benar terjadi di Republik Honduras, Amerika Tengah pada awal Januari 2020. Korban adalah seorang gadis yang mengalami kesurupan saat ia tengah bermain game Free Fire. Bahkan ia mengatakan jika game tersebut terkandung iblis di dalamnya. Ya, finally. Game mengandung iblis.

Dalam ilmu hipnoterapi fenomena kesurupan bukanlah hal yang luar biasa. Yap fenomena yang b aja. Saat seseorang kesurupan sebenarnya ia sedang dalam kondisi deep trance dan ada satu atau dua Ego Personality yang aktif dan mengambil alih kesadarannya.

Apa itu deep trance? Contoh sederhananya adalah ketika kamu sedang baca buku saking seriusnya kamu tidak mendengar atau terganggu oleh kebisingan di sekitarmu.

Apa itu Ego Personality? Menurut Dr.Dr. Adi W. Gunawan, ST., MPd., CCH, istilah Ego Personality digunakan sebagai payung besar yang meliputi semua bagian diri. Yang juga meliputi Ego State, Introject dan Alter. Pada intinya Ego Personality adalah kumpulan kepribadian lain yang bersemayam dalam diri setiap orang dengan kedalaman yang berbeda yang akibatnya seberapa intens kemunculan mereka pun berbeda pula. Contoh? Semisal saat kamu ingin pergi ke Gym untuk menurunkan berat badan, justru ada satu dalam diri kamu yang ingin pergi ke McDonald untuk membahagiakan diri dengan makanan cepat saji berkalori tinggi.

Kembali ke garis utama, trance juga biasa dikenal sebagai kondisi hipnosis. Setiap hari, kita baik secara sadar atau tidak sadar beberapa kali sempat keluar masuk kondisi hipnosis atau trance. Ada yang bisa masuk dengan mudah dan ada juga yang butuh upaya ekstra.

Kondisi hipnosis juga bisa terjadi saat seseorang berada dalam kondisi di mana ia mengalami tekanan mental yang sudah tak bisa ditolerir oleh pikiran bawah sadarnya. Maka pada saat itu juga, saat mengalami suatu peristiwa dengan muatan emosi negatif yang tinggi, hanya ada dua pilihan; fight (lawan) atau flight (lari).

Saat seseorang tegang maka akan memicu m adrenalin yang dipompa masuk ke dalam darah dan menyiapkan diri secara fisik agar siap memberikan perlawanan. Bisa dirasakan dengan jantung yang berdegup semakin kencang, otot-otot tubuh menjadi kaku.

Bila tekanan atau ancaman terlalu besar dan tidak mampu dilawan (fight) maka secara refleks pikiran akan memilih opsi terakhir yakni lari (flight). Lari dalam hal ini bisa benar-benar melarikan diri, atau bisa juga “melarikan diri” ke dalam. Saat lari ke dalam tersebutlah dirinya masuk ke kondisi trance atau hipnosis. Seringkali orang bisa masuk ke kondisi trance yang dalam atau bahkan sangat dalam.

Nah dalam kasus si cewek yang kesurupan saat bermain game Free Fire ini, kita anggap saja ia mengalami losestreak tiada akhir yang akhirnya memberikan tekanan mental yang besar yang kita kenal dengan fenomena “kena mental” yang tubuh dan pikirannya sendiri sudah tak bisa menahannya (fight) maka memutuskan untuk lari (flight) ke dalam. Dan saking kesalnya, muncullah Ego Personality-nya, sisi dirinya yang losestreak, kesal hingga menyebut-nyebut bahwa ada iblis di dalam game Free Fire dan mengajak orang untuk berhenti bermain game besutan 111 Dots Studio tersebut. Entahlah.

Terlepas benar tidaknya bahwa ia kerasukan makhluk halus yang kebetulan lewat saat ia bermain game, masalah kesurupan ini seperti kamu dan temanmu melihat angka 9 dari arah yang berbeda. Kamu melihat angka 9 sedangkan temanmu melihatnya sebagai angka 6. Semuanya merasa benar karena data yang mereka lihat sama dan cocok dengan informasi yang mereka pahami. Namun pada akhirnya, hanya ada satu kebenaran dan lainnya hanyalah perspektif lain dari kebenaran tersebut.

Narrator
Penikmat gorengan. Penikmat lagu-lagu hardrock. Dan selalu berusaha menikmati hidup.

Latest articles

Related articles