Ilegal, Polisi Grebek Turnamen LAN PUBG Mobile Di Bangladesh

ENSIPEDIA.ID, PEKANBARU – Bersumber dari Ogro News Report, polisi Bangladesh berhasil menjaring lebih dari 100 orang saat penggerebekan turnamen PUBG Mobile LAN.

Sebagian besar adalah pelajar yang dipercaya telah mengorganisir event tersebut. 24 pemain telah diberi hukuman 2 hari penjara dan 78 orang lainnya sedang dipastikan berapa usianya. Jika salah satu dari mereka ditemukan sudah berusia 18 tahun atau lebih maka mereka semua akan mendapatkan hukuman yang sama.

Bangladesh memang melarang PUBG Mobile dan game menembak lainnya seperti Free Fire pada Agustus 2021 mengingat bagaimana efek game tersebut pada anak-anak di Bangladesh.

Pada tahun lalu Pengadilan Tinggi Bangladesh (HC) mengarahkan pemerintah untuk melarang PUBG Mobile dan Free Fire selama 3 bulan. Diikuti oleh Komisi Regulasi Telekomunikasi Bangladesh (BTRC) yang memerintahkan untuk menghapus dua game tersebut dari Bangladesh.

Sejak saat itu dua judul game battle royale tersebut terus dilarang. Walau begitu turnamen PUBG Mobile LAN tetap diselenggarakan di kota Chuadanga, di pusat komunitas area Sohortoli Daulatdiar.

Para pemain PUBG Mobile ternyata mengirimkan undangan secara online. Setelah gerak-geriknya tercium kepolisian setempat, tak butuh waktu terlalu lama untuk para penegak hukum menggerebek dan menangkap orang-orang yang terlibat di event tersebut.

Narrator
Penikmat gorengan. Penikmat lagu-lagu hardrock. Dan selalu berusaha menikmati hidup.

Latest articles

Related articles