Cina Buat Program AI Yang Dapat ‘Membaca Pikiran’ Guna Sensor Konten Vorno

ENSIPEDIA.ID, PEKANBARU – Dari masa ke masa teknologi berkembang sangat pesat. Berbagai hal unik dan menakjubkan telah ditemukan. Seperti peneliti Cina yang membuat teknologi berupa program AI yang mampu membaca pikiran kita untuk sensor konten pornografi.

Dilansir dari South China Morning Post, para peneliti dari Universitas Jiaotong di Cina telah mengembangkan alat yang bisa membaca pikiran seseorang. Sebuah alat mirip helm yang dilengkapi program AI yang mampu mengatur konten-konten internet lalu mencatatnya melalui sinyal otak. Program akan aktif saat seseorang melihat konten yang bersifat negatif melalui sinyal gelombang otak. Ini dikarenakan Cina sangat melarang kehadiran konten porno.

Alat ini telah diujicobakan pada 15 sukarelawan berjenis kelamin laki-laki dengan rentang usia mulai dari 20 hingga 25 tahun. Alasan dipilihnya sukarelawan dengan rentang usia demikian, karena di umur tersebut otak manusia dapat lebih mudah mendeteksi konten porno yang akan ditangkap oleh program AI.

Menurut hasil penelitian lainnya, helm pembaca pikiran ini mampu menangkap gelombang otak yang memuncak akibat emosi yang dirasakan subjek atau saat sedang memikir hal-hal lainnya. Program ini diperkirakan bisa membaca sinyal otak subjek dengan tingkat keakuratan mencapai 80%.

Walau begitu para peneliti masih merasa ada yang kurang dari helm tersebut sehingga memilih untuk mengembangkannya lebih lanjut terlebih untuk dicoba ke subjek berjenis kelamin perempuan.

Teknologi sejatinya ada dan semakin canggih yang akan mempermudah segala urusan manusia. Namun bagaimana jika teknologi didorong sampai pada sebuah taraf di mana tidak seharusnya ia berada di taraf tersebut? Sebuah taraf, atau titik di mana memang sebagusnya hal tersebut tetap berjalan secara konvensional tanpa dipengaruhi oleh perkembangan teknologi?

Narrator
Narrator
Penikmat gorengan. Penikmat lagu-lagu hardrock. Dan selalu berusaha menikmati hidup.

Latest articles

Related articles